#2] 18 and Legal

What’s the point of being an adult?
Aku hanya sekedar bertanya-tanya, diumurku yang telah mencapai 18 tahun, apakah masih ada orang yang mengira bahwa aku siswi SMP? Satu hal yang lucu mengingat umur 18 tahun adalah umur yang sudah bisa dikatakan dewasa.

#1] Menggalaui Masa Depan


Tahu galau, kan? Kalau kata remaja kebanyakan, menggalau itu seperti sedang mengungkapkan kebimbangan hati. Nah, itu yang sedang terjadi padaku. Tapi aku tidak akan menggalau tentang hal-hal sepele.
Pembicaraan tentang kuliah ternyata membuatku sedikit stress. Oke, aku bohong sepertinya kalau aku mengatakan hanya sedikit. Ini banyak mempengaruhiku. Dan semuanya berimbas menjadi beberapa hal buruk bagi tubuhku. Aku jadi banyak makan dan datang bulanku tidak normal. Tadinya aku kira aku tidak stress, tapi ternyata jauh lebih parah dari yang aku kira.
Aku pesimis.

[#75] Catatan Akhir Tahun

Lama tidak menulis disini membuatku seperti… tidak bisa menuliskan apapun.
Wow, tidak terasa 2011 sudah hampir berakhir. Banyak yang terjadi tahun ini. Dan banyak hal yang menyenangkan terjadi. Maksudku hal yang menyenangkan : hal yang membekas didalam ingatanku.
Coba kita lihat.
Awal tahun ini, untuk pertama kalinya, ada yang mengucapkan selamat ulang tahun untukku secara beramai-ramai. Jujur saja, aku terharu ketika mereka menyanyikan selamat ulang tahun didepan kelas IPA B. Seperti tidak tahu malu hihi.
A short journey, kami kehilangan salah satu kawan seangkatan kami saat SMP. Almarhum adalah salah seorang yang pernah menjadi teman dekatku selama kelas 8. Yeah, sayangnya sejak kelas 9 kami seperti orang yang tidak terlalu saling mengenal. Hai, sobat. Kau tahu sesuatu yang sangat ingin kulakukan denganmu? You were the one whose famous with your English skill when we were in junior high. The only one I really wanted to do was talking with you in English. I wanted to show you my English skill. It’s much better now. But, you already went back to His side.
Bulan berikutnya, kami mengikuti lomba LCC MPR 2011 tingkat provinsi di Samarinda. Banyak cerita darinya, banyak uang darinya. Eh? Dari lomba ini, banyak pula mendapat pengetahuan baru. Setidaknya aku sekarang jauh lebih menyukai perundang-undangan dibandingkan sebelumnya. Walau aku tetap saja tidak bisa menghapalnya secara mutlak.
Tahun ini aku mengikuti lomba sebanyak tiga kali. Dua kali ke Samarinda (sayang, cerita kedua ternyata tidak kutuliskan sama sekali!) dan satu kali tingkat kabupaten. Yang tingkat kabupaten itu lomba English Debate lho. Alhamdulillah, juara 1. Gratisan deh kursus di Primagama English =)
Di 2011 pula, aku semakin serius menulis. Bukan tulisan yang hebat. Tapi aku butuh tempat untuk menuliskan kalimat yang ada diotakku. Seperti blog Fragile-Fiction atau My Fiction. Katakanlah, aku debut sebagai author fanfic. Jenis yang menjadi andalanku adalah genre angst. Aku hanya suka kisah-kisah seperti itu dan tanpa sadar ikut terpengaruh.
Hal yang akan paling kuingat selama 2011 ini adalah kehidupanku sebagai pelajar SMA, mungkin. Aku sudah pernah menyebutkan bahwa aku menjalani kehidupanku sebagai pelajar dengan ugal-ugalan. Well, brutal. Aku sendiri tidak mengerti mengapa. Puncaknya adalah dua cerita terakhir ketika aku membuat masalah dengan guru Kesenianku. Dengan sukses aku mencoreng reputasiku sebagai pelajar yang baik dimata seorang guru. Dan dengan santai, aku tidak mempedulikannya.
2011 banyak memberikan kenangan, yeah. Secara keseluruhan, tahun ini sangat menyenangkan. Diakhir tahun ini, aku malah giat-giatnya berbisnis. Baru-baru ini aku mencoba berjualan tas dan hoodie yang masing-masing kuambil dari Yogyakarta dan Bandung. Untuk sementara, Alhamdulillah, lancar. Semoga seterusnya bisa seperti itu. Aku juga sudah membuka online shop. Nekat adalah awal dari segalanya.
Akhir 2011 artinya juga akhir semester 5. Persiapan UN dan kuliah pun dimulai. Aku sudah mulai mumet melihat Universitas Ciputra ternyata sudah membuka pendaftaran sejak Agustus lalu. Aku benar-benar tidak ingat kalau Puput pernah memberitahuku bahwa UC memang sudah membuka pendaftaran. Tapi saat itu aku sama sekali tidak mempunyai petunjuk UC itu universitas seperti apa. Ketika mengetahui bahwa mereka lebih menonjolkan ke-entrepeneurship-an dalam sistem pendidikan mereka, aku langsung tertarik untuk mengambil arsitektur interior disana. Hanya saja, aku merasa pesimis untuk bisa masuk kesana. Apalagi ke teknik. Tahu saja kan, nilai-nilaiku mengerikan. Dan itulah tidak adilnya sistem pendidikan di Indonesia. Semuanya dilihat dari nilai. Nilaimu jelek = kau bodoh.
Ngomong-ngomong, aku heran dengan orang-orang yang selalu beranggapan bahwa kehidupan mereka penuh kesialan. Kau tahu, semacam orang-orang yang merasa bahwa tahun lalu, tahun ini, tahun entah kapan selalu saja berakhir dengan buruk. Tidak pernah bersyukur, eh? Aku mau bertukar kehidupan dengan mereka. Siapa yang tidak mau menjadi orang yang sudah bekerja atau mungkin lahir dari keluarga yang bisa dikatakan kaya? Aku tidak berasal dari satupun yang telah kusebutkan. Tapi aku bersyukur dengan hidupku. Inilah hidup yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa padaku. Dan tugasku lah untuk menikmatinya. Aku benar-benar tidak mengerti bagaimana mereka tetap merasa miskin.
Pernah dengar tentang my love life? Tentu saja tidak. Aku tidak akan secara konyol menceritakannya disini. Ini adalah salah satu hal serius, seserius ketika aku membicarakan tentang orangtuaku. Well, I’m falling in love. Hanya saja, aku sedang dalam proses mengendalikan diri. Aku cukup tahu tentang masalah hubungan pria-wanita dalam Islam. Selain itu, ada hal yang lebih fatal yang perlu aku pertimbangkan. You know the reason ;)
Ah, aku berharap aku bisa diterima disalah satu perguruan tinggi di Pulau Jawa. Aku masih mengincar dikisaran Surabaya atau Malang. Tapi jika restu didapat, dengan senang hati aku akan terbang kekota yang lebih jauh lagi. Walau sebenarnya aku kurang suka dengan kota besar.
*menempelkan diri di tanah Tanah Grogot*

PS : mulai tahun depan, blog ini akan berisikan tulisanku yang kemungkinan besar sedikit serius, tapi dituliskan dengan gayaku sendiri. Review buku akan dilarikan ke blog Dancing With Books sementara curhatan sehari-hari…. That’s a secret.
PSS :  AKU LUPA. Heechul dan wajib militernya. Salah satu hal yang membuatku...senang, sejujurnya. Aku harap member lain juga bisa segera menjalankan kewajiban mereka sebagai pria Korsel. Jadi, para penggemar tidak usah harap-harap cemas menunggu mereka :)



Diberdayakan oleh Blogger.