Selasa, 10 November 2009

Debate Competition and I'm getting 'menggembel'

Jumat, 6 November 2009

Aku sedang asyik berdiskusi... Eh. Ga deng. Malah bisa dibilang asyik ngobrol dengan anak-anak kelompokku yang dibentuk untuk tugas biologi. Dan mendadak guru Bahasa Inggrisku nongol didepan pintu kelas dengan jumawa, melambai-lambai najong kearahku *Ih, kalo beliau ngebaca blog gw pagimane nasip gw yak?*
"Me?"
Tangan beliau nunjuk suatu ruangan. Entah aku yang dodol, aku ga tau kemana.
Akhirnya aku minta izin ke guru Biologiku untuk keluar kelas.
Aku langsung nerpes.
Ibnu herpes *pitnah mode*
'I have a bad feeling about this' pikirku sotoy.


Back to the days when we were so young and wild and free...Eh,salah deng. Kok malah ng-rap
Kembali ke beberapa hari sebelumnya...




Rabu, 4 November 2009

Aku sedang nangkring bersama para jilbaber lain (yang Subhanallah rajinnya belajar. Jangan tiru aku, kawan-kawan. Kata anak-anak sih, aku ini preman berjilbab. Boong deng. Tapi aye gembel bersahaja). Ah, ditambah sama si otak sotoy, Ibnu. Sobat aye yang ketinggalan di Grogot (sobat aye yang lain pada ke Melati ato SMK. Kami berdua nyasar di SMA). Saking dekatnya , sama anak-anak yang ga kenal kami berdua, kami dikira sedang PeDeKaTe, alias pendekatan. Aduh, teman. Kami emang lagi dalam masa-masa pendekatan. Jadi jangan kaget jika 5 tahun lagi kalian akan menerima undangan pernikahan kami
*usap air mata haru*
*digampar*

Oke. BT3.
'Apaan sih BT3,yun?'
Ya ampun. Kalian GA TAU?!
'Ga tau, yun,'pembaca masang tampang polos.
Ya ampun. Kalian BENAR-BENAR GA GAUL.
'Yun...',pembaca nyiapin golok.
Oh, oke oke. BT3 = Back To The Topic. Keren kan?
*Yuni dibunuh blogger yang nyasar kesini*

Kami ngobrol ngalor-ngidul. Menyumpahserapahi soal-soal IPS yang keluar pas UTS. Hohohoho... Ga lah...
Guru Bahasa Inggrisku yang mondar-mandir, langsung brenti waktu ngeliat aku sama Ibnu.
GBI : Yuni?
Aku :Yes, sir?
GBI :Pernah ikut lomba pidato bahasa inggris?
Aku : *geleng-geleng*
GBI : Ibnu?
Ibnu : Ga pernah, sir
GBI : Debat Bahasa Inggris?
Aku+Ibnu : Ga pernaaaaah...*ngejawab serempak sambil nyengir kuda*
GBI : Loh? Yang biasanya ikut lomba-lomba seperti itu sewaktu SMP siapa?
Aku : Puji...
Ibnu : Aulia,
Aku : Oyi... Ya... Anak-anak Melati itu, sir.
GBI : *masang tampang pasrah*
Ibnu : Memangnya ada apa,sir?
GBI : Ini, nanti tanggal 25 ada lomba debat bahasa inggris di Samarinda. Nanti ada seleksinya. Yang mewakili dari kelas 10 sama 11.
Aku+Ibnu : Oooh...
GBI : Blbalbalablalabalalalalalalala...

Tau-tau pembicaraan sampai pada AKU DAN IBNU DITUNJUK UNTUK IKUT SELEKSI DEBAT BAHASA INGGRIS.
Gembel




Aku pun menuju perpustakaan.
Dan didepanku ada Diah, Maulia sama Mardiyah.
Aku ngibrit.
"Yuuniii!" teriak Diah.
Dan kita tos bersama.
Yes.
Kami gembel yang kena apes.

Sampai diperpus, eh pintu perpus, kami brenti semua.
'Who first?'
'Ladies first', kata Ibnu.
'Calon pemimpin first', balasku dodol.
Akhirnya, dengan jiwa seorang calon presiden yang akan korupsi jika terpilih, aku ngelepas sepatu dan masuk duluan.
Badanku tambah dingin.
Aku semakin menggembel.
Yes.


'I dont need AC to make my self cold', kata Ibnu yang udah herpes duluan. Eh, nerpes.
'I'm trembling'.
Aku bengong ngeliatin anak kelas 11 satu persatu masuk.
Walau belum semua.
'We'll wait for another 11 class', kata Mr. Fredy, guru Bahasa Inggris kelas 10.
'Yes...Yes...Yes...Sir.And this is getting worse".


Satu-satu mereka berdatangan. Termasuk anak Pramuka yang raganya udah ga nongol untuk persiapan perkemahan, ikutan nongol gara-gara panggilan ini.
Aku makin ciut ngeliatin kakak kelas yang nongol satu persatu. Bang Prima, Desi, Kak Rizky, Kak Ade Hamdaka, Dini (IH! ADA DINI!) buset dah. Itu kayaknya kamus berjalan semua!

Kayaknya otakku langsung melayang.
Jiwaku tinggal setengah.

Setelah semua datang, guru-guru bahasa inggris (yang ada 4 orang, hueee) mulai ngomong ngalor ngidul. yang ditelingaku kedengarannya seperti :
'BLUPBLUPBLUPBLUPBLUP...'
Alias orang kelelep.
'Yas...Yes...Yas...Yes...'

Hasil belajar bahasa inggris selama SD, SMP & SMA : Yas...Yes...Yas...Yes...


Namaku dipanggil kedua setelah namanya Ibnu. Yey! ngelawan Ibnu! Aku sekelompok dengan Kak Ade Hamdaka dan kakak-cewe-yang-stylenya-keren.
Yang didebatkan masalah : dilarangnya membawa handphone ke sekolah.
dan kami adalah KONTRA.
Mulut kami bertiga langsung berbuih.

Debat berlangsung lalalalsyubidudubiduuuuu...
Yang paling banyak ngoceh Kak Ade. Aku mau ngomong kaga jadi-jadi. takut dilahap guru-guru, muahahaha.
Waktu pun semakin sempit.
Dan dengan gaya yang sumpah-keren-banget, aku berdiri. Kursi berderit nyaring karena aku berdiri tiba-tiba.
*sumpah.saya ga ingat apa yang saya katakan,hahahahaha*
Timer berbunyi. Waktu habis sebelum aku selesai ngomong. Argh.




Aku menghabiskan 2 botol susu saking gemetarnya. masih nerpes gara-gara seleksi tadi. aku ini orang yang paling ga pede maju kedepan umum. sewaktu SD emang sering. tapi rasa ketidakpedean itu ga mau ilang.

Aku sama Ibnu nongkrong didepan koperasi menyeruput botol susu masing-masing. Agus, si anak-OSIS-idiot muncul. kelasnya ga ada guru yang ngisi.
Agus : Gimana?
Aku : Ya begitu. nerpes sangat.
Ibnu : Aku tadi gregetan mau ngomong.
Aku : aku juga. tapi ga jadi ngomong mulu.

Dan kami bertiga pun ngobrolin masalah seleksi debat bahasa inggris tadi.

Agus : Ga masuk kelas kah?
Aku : Malas.

Sekali lagi. jangan tiru aku, sodara-sodara. habis seleksi eike malah nongkrong didepan koperasi bersama anak-anak idiot lain (saya mah idiot bin gembel). padahal dikelas ada guru. bodo ah. muahahahahaha.*tanduk muncul dikepala*

Mr. Fredy-guru bahasa inggris kelas 10 sekaligus walikelas terlopeh -lewat dibelakang kami. stop bentar.
dan ngomong.
'I'm dissapointed. you didn't talk to much'.
jleb. itu pasti aye yang disindir. kan eike cuman ngomong sekali, hehehehe.
'I'm sorry, sir!'
'Kan kita ga minat, Yun', kata Ibnu.
'Bener'.
dan kami tos.





Senin, 9 November 2009

Tonenot... Tonenot...(anggap saja) bunyi dering hapeku terdengar.
Aku langsung ngibrit kekamar, dan mengangkatnya.
Ga ada namanya.

Aku : Halo, Assalamualaikum.
Caller : Waalaikumsalam, Eka?
Aku : Iya. Maaf, ini siapa?
Caller : Ini, Mr. lalalala
Aku : HAH?!
Caller : Ini. Mr. Fredy
Aku : Oooh... Ada apa, sir? (sebenarnya sih pengen ngomong 'YEAH! YO! WUSS UP sir?' tapi takut ditabok besoknya)
Mr. Fredy : Ikut debat bahasa inggris ya
Aku : HAH?!!
Mr. Fredy : Kamu lolos seleksi. jadi besok jam 12 jangan pulang dulu. nanti ada latihan untuk persiapan debat blablablablabla
Aku : ... *bengong*

asemasinasemasinpahitasemasinpahitasinasemasinpahitasemasinpahitasinasem
wathepenwitmi?!
wathepenwitmi?
WATHEPENWITMI??!
dosa apa yang telah aku perbuat, ya Allah?!!

*lemes*





Selasa, 10 November 2009.

I
HAVE
TO
IMPROVE
MY
ENGLISH
SKILL
!!
!!
!!

PARAH.PARAH.PARAH.BANGET.
Ya Allah. Kan aku sudah mengatakan bahwa kemampuan bahasa inggrisku layaknya kecebong yang siap mati dibantai anak-anak kecil yang kegirangan melihat benda bulat berbuntut
diair yang berkelana kesana-kemari.

*ciut bersama Kak Rizky ngeliat Bang Prima yang ngoceh kuda make bahasa inggris*

Yukina has signed out with her sleepy-sleepy-sleepy-mummy-eyes.
Tolong, kayaknya saya salah jalan. Saya ini seorang bussinesswoman. Bukan seorang english debater *bikin istilah sendiri*

Minggu, 18 Oktober 2009

I'm Back With 'Godek Pala'

Kerjaanku seusai puasa emang ga kayak manusia.
Okey. maksudku ga kayak cewe normal.

bangun pagi ngulet-ngulet ga jelas diatas tempat tidur.
beranjak cuman buat shalat subuh, terus kembali ngulet-ngulet.
mandi.
berangkat sekolah.
balik sekolah langsung ambruk dikamar.
entah beberapa jam kemudian aku sudah ga ada didunia nyata.
mungkin di alam gaib.
bangun, shalat dhuhur.
terus tewas lagi.
bangun, shalat ashar. mandi.
kalo jalan naik motor, kadang seperti berada dipersimpangan dunia kegelapan.
berkali-kali mau nabrak orang dijalan.
padahal aku jalan dengan pelan.
malemnya, jadi pelajar normal.
terus, tidur seperti orang yang habis gantung diri. lidahnya melet keluar.
tapi semua itu...
.
.
.
hanya bohong





Assalamualaikum, epribadih.
selamat pagi, guten morgen, bonjour, ohayo. eike kan nulisnya (ato dalam keadaan sebenarnya : mengetik) saat pagi.

Sepertinya-lagi-lagi-aku kembali menelantarkan blogku.
oke.
hidup memang menjadi seperti era kegelapan saat ini. bagiku.
kehidupanku seperti melayang-layang, tidak jelas.
entah kenapa.

Kabar buruknya, Speedyku dicabut. ini gara-gara over kuota. hari-hariku dibayangi kegelapan semenjak lepasnya speedy dari rumahku.

Kabar baiknya, bulan depan Speedy balik lagi. oke. ini emang sotoy. dan sangat idiot. tapi tentu saja dengan kuota yang semakin dibatasi. mama mau make speedy lagi asal make yg 15 jam. dan aku mengangguk dengan semangat.

okeh ma! okeh!

tapi dengan syarat, over kuota lagi, sangu disunat. ya. disunat. benar-benar syarat yang indah.






Btw, ga terasa almost 3 months i've been a stupid high school student.
keadaan ga membaik.
hatiku serasa medan magnet positif yang ingin menempel ke medan negatif. dalam hal ini, medan negatifnya adalah SMK.cuma bisa gigit jari kalo temenku yang anak SMK cerita apa yg mereka pelajari. and they dont need to learn biology. oh. aku iri. aku iri. aku iri.


Aku jijik dengan seekor kutilang kecil dikelasku. memang kasar. tapi aku sangat tidak suka dengan dia. dan aku pikir aku ga bakal bisa menyukai dia karena pertemuan pertamaku
dengan sang kutilang dua tahun lalu sudah memberi bad impression at first sight. kata mama, orang bisa dinilai dari wajahnya. dan melihat wajahnya saja sudah muak.
aku baru benar-benar mengenal sifatnya saat satu sekolah (SMA) dengannya dan SATU KELAS DENGANNYA. WHAT A GOOD CONDITION. aku shocked. dalam hati cuma bisa berkata 'sabar,sabar, sabar'. dan apa yang aku pikir tentang sifatnya ternyata memang benar. jika orang bisa dengan pintar membaca air mukaku, maka terlihatlah ekspresi mengejekku saat melihat sang kutilang walau tidak terlalu kentara.

Dalam salah satu sesi suatu mata pelajaran, dengan mengerikan bisa-bisanya dia merajuk alias ngambek dengan guru kami hanya karena dia tak dapat kesempatan menuliskan jawaban suatu soal. hei, i know our teacher is young. tapi bukan berarti si kutilang bisa ngambek dan marah seperti dengan temannya kan? ekspresi dan senyum ejekanku kembali melayang untuk dirinya. terima itu, sobat. sama sekali tak bisa mengontrol diri dalam hal apapun. you're such a terrible girl.




Aku bukan orang baik. bisa diterka dari bagaimana aku menceritakan si kutilang kan? Bahkan mungkin saja aku jauh lebih menjijikkan dari sang kutilang. tapi aku manusia. dan aku remaja. maka aku bisa seperti apa saja.




Untuk meningkatkan skill bahasa inggris, beberapa guru eksak (kecuali bahasa Inggris. YA IYALAH) mengikuti pelatihan bahasa inggris yg tentornya langsung dari Australia.
Waw.
aku.
mau.
ikut.
may i join, sir?
hari-hariku semakin gelap karena mereka semakin pintar bahasa inggris.
masuk kelas langsung casciscuspratpretprot make bahasa inggris.
kecuali satu orang, bahasa inggris mereka masih bisa dimengerti.
satu orang itu adalah Pak Entah-Siapa-Namanya. Kalau tidak salah beliau wakil kepsek.kalo masuk kelas, SEJAK HARI PERTAMA KELAS 10, beliau selalu menggunakan bahasa inggris jika ngomong ke kami.
sekelas bengong.
mulutku berbusa.
oke.
aku cuma nangkep sedikit dari apa yg beliau katakan. jika beliau keluar kelas, aku cuma bisa ketawa pasrah.
"pak...bahasa inggris kami masih selevel kecebong, pak...masih selevel kecebong..."
dan aku mati minum baygon.



Ebuset. ngepost blog lewat warnet emang butuh kesabaran ekstra. dari tadi gw pengen mentungin ni warnet XXXXX yang daya kelemotan memang ruaaaaarrr biasaaaa. dan dari tadi gw ngeliatin kibord kayak orang idiot yg ga pernah megang komputer. oi kibord, napa lo goyang-goyang dari tadi?

Yukina has signed out with her 'godek pala'

Kamis, 10 September 2009

[#2] Ketika Cinta Bertasbih 1

بسم الله الرحمن الرحيم




Wiew. Pas aku ngetik ini keyboarku berdebu. Mungkin gara-gara ga dipake selama berabad-abad, hohohoho.

Emang kamu udah hidup berapa tahun?

1379 tahun



Mantap




Rada telat yeh. Hehehehe. Biarin ah. Suka-suka Yukina dong mau kapan ngeripiu buku bacaannya.

Jadi, hari senin, 7 Sept '09 ada setan yg merasuki Yukina. Dengan rayuan mautnya, setan itu menghipnotis Yukina utk pergi ke toko buku.
OH NO! Itu benar-benar rayuan setan! Aku habis 140 ribuan ditoko buku! *injak yg merayu*

Nah, mari tinggalkan cerita tentang kronologis pembelian bukunya.





Biasanya orang ngereview buku itu gimana sih?*dilindas*



Penulis : Habiburrahman El-Shirazy
Penerbit : REBUPLIKA - Basmala
Halaman : 477

Sebagian orang mungkin sangat familiar dengan sampul buku diatas. Yahoo. Yukina aja yg telat ngebaca buku ini.

Novel ini menceritakan tentang seorang mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar, Mesir, yang menyambi sebagai pedagang bakso dan pembuat tempe untuk menghidupi ibu dan adik-adiknya di Kartasura. Azzam sangat rajin memasarkan tempe-tempenya ke kalangan ibu-ibu Indonesia yang tinggal di Mesir. Dia juga menerima pesanan bakso untuk acara-cara yg diselenggarakan oleh KBRI. Hampir seluruh waktunya disibukkan dengan bisnis tempe dan baksonya, sehingga kuliahnya terlantar hingga 9 tahun. Wow. Mantap. *halah*

Udah. Itu aja ya. Bye *dicincang*

KCB 1 adalah novel Habiburrahman El-Shirazy kedua yang kubaca setelah Ayat-Ayat Cinta. Entah mengapa dan tak tahu apa, penuturan kata di novel KCB rasanya berbeda dengan penuturan kata di novel AAC. Terkesan buru-buru. Walau begitu, tidak mengurangi pelajaran yg bisa diambil dari novel ini

sedikit mengambil dari beberapa blog/web yang juga membahas novel/film KCB 1

1. Waktu
Salut sekali dengan sikap Azzam dengan waktu. Dimana dia tidak mau untuk tidak menyelesaikan pekerjaannya membuat tempe saat malam walau badan
sudah lelah.Sebenarnya pekerjaan itu bisa ditunda. Tapi dia sadar, jika itu ditunda, pekerjaan yg telah direncanakannya besok akan berantakan.

2. Tegas
Hohohohoho...Itu yg dilakukan Azzam saat teman satu flatnya, Nasir membawa seorang yang tak dikenal bernama Wail. Azzam dengan tegas tidak
mengizinkan Nasir untuk menginapkan Wail. Seandainya saat itu Azzam mengizinkan, apa yg akan terjadi?

3. Tenang
Bisa dilihat dari sikap Azzam yg begitu tenang saat menghadapi kemarahan Eliana dan saat mahabits mendatangi flat mereka dan mencari Wail.

Masih banyak pelajaran yg bisa diambil dari novel ini. Khusus untuk cewe, kalo mau dapat pria sebaik Azzam, ya contoh aja para karakter wanita yg muncul di novel KCB 1, hehehehe.




Ditulis saat adzan dhuhur berkumandang
Rabu,090909

*pas ngepost ini ana sudah tuntas membaca KCB 2 *gigit jari*

Sabtu, 05 September 2009

[#1] e.w.f Berbicara Tentang,"Anggap Saja Postingan Pertama"

Bismillahirrahmanirrahim...


Entah dipikir orang aku gila atau apa, namun inilah yang aku lakukan.

SELURUH POSTINGAN DIBLOG INI terhitung semenjak Sabtu, 5 September 2009 TELAH DIHAPUS

Cool, huh?

*dijitak*

Kalau ditanya,"APA ALASANMU MENGHAPUS SELURUH POSTINGANMU, idiot tak berotak?

Well. I don't have any reason...yang bener??

Iiih...suer deh

masaaa???

Graaaah. Ga tau. Yang penting hapus seluruh postingan baru pikirkan alasannya, hehehehe

Tapi tentunya daku yang ganteng ini punya alasan tersendiri. lha tadi bilangnya ga ada alasan?

Ih. bawel lo.


Yukina wants to go back to blogspot.

Disini adalah tempat kedua setelah Wordpress. Walau pada akhirnya aku kepincut sama Multiply. Aku jatuh cinta pada Multiply. Cinta. Sangat cinta.

Namun wat hepen, baby?

Almost 2 years aku ngeblog disitu bukannya makin rame. Blogku malah makin sepi, huhuhuhu. Sebagai manusia yang mencari peruntungan, alias mencari teman dan perhatian dunia luar didunia maya tentu aja ngebuat aku kuciwa kecewa dissapointed. Katanya, semakin rajin kita ngasih komentar ke blog orang, orang akan balik ngasih komen ke blog kitaTapi itu tidak berlaku dalam dunia per-go-blog-anku. Dulu sih setidaknya dapat belasan catat : BELASAN DOANG komen itu udah WAAAAAAH!!! Sekarang mah boro-boro. Dapat 2 komentar syukur Alhamdulillah.

Jadi alasannya?

Aku sudah mulai bosan dengan Multiply

yang kayak kuburan muslimin ntu...

I'm sorry Multiply. Aku akan berselingkuh untuk sementara...

Ohyeah...


Yukina wrote with her sleepy-eyes

 

by YummyLolly.com - Yuni pinjam yah...XD