Yukina Hawmie, 18, Indonesia
[#28] This Is My Fandom Life! Not Your Bussiness!
Kamis, 05 Agustus 2010 @ 10:44 PM
Menunggu badan yang masih keringatan gara-gara mempraktekkan No Other, Lucifer, dan It's You berkali-kali, aku memilih duduk didepan laptop. Dan kebetulan sekali, otakku lagi penuh gara-gara tadi siang disekolah.

Entah ada berapa banyak orang yang tidak peduli jika idolanya dijelek-jelekkan. Sayangnya, aku adalah orang cukup peduli.

Aku tahu kebanyakan teman-temanku menganggap kami—kpop freak—memang benar-benar freak, dalam artian mereka menganggap kami alay, lebay, aneh de el el. Hei, aku tidak peduli jika mereka menganggapku (kami?) begitu. Toh aku bukan jenis orang yang bakal membawa-bawa album Super Junior kebanggaanku kesekolah seperti dia yang selalu pamer album DBSK yang dibelinya *digampar*. Aku hanya ribut jika bertemu temanku sesama kpop freak. Dan aku sudah jarang sekali menyebut nama korea idolaku. Manusia gombal satu ini selalu aku panggil “Ikan” dan yang satunya aku panggil “Kunci”. Karena jika aku menyebut “Donghae” atau “Key” (walau penyebutan nama “Key” tidak terdengar seperti nama Korea :P), mereka pasti mulai,”Alah, koreaan lagi” dengan nada mencemooh.

Yang membuat kesal adalah ketika mereka mulai mengejek idolaku. Aku diam jika mereka mulai seperti itu. Tapi dijamin, makian akan melayang diakun twitterku untuk mereka yang menghina.

Kenapa terlalu mengurus urusan orang lain? Sceptical

Aku sendiri tidak peduli jika mereka menyukai artis abal macam penyanyi reong kacun yang lagi digembar-gemborkan sekarang. Aku tidak peduli jika mereka menyukai band-band/penyanyi baru yang baru bermunculan sekarang
yang sayangnya kualitasnya agak diragukan. Memang aku terganggu dengan mereka yang memutar lagu-lagu jaman sekarang yang teknik menyanyi penyanyinya saja sanggup membuatku tertawa terbahak-bahak? TIDAK. Aku diam dan menyingkir. Daripada telingaku sakit dan mulutku mulai mengeluarkan kata-kata yang sanggup membuatku dimusuhi mereka, lebih baik aku yang mengalah.

Kenapa mereka tidak bisa begitu?

Apa karena kami minoritas? Cih. Sebelum mereka menghina idola kami, seharusnya mereka mencari tahu tentang mereka. Dan yang sanggup membuatku sakit hati adalah ketika mereka mengatakan “Super Junior? Jelek-jelek ya?”

Sialan.

Kau mau kulemparkan ke KRYKDS?! Sebelum menghina, dengarkan dulu suara mereka! Atau mau kulempar ke 5 anggota DBSK dan 4 anggota CSJH?!
*emosi*

Idola kalian tidak ada apa-apanya dibanding dengan 3 kesukaanku itu. Mereka punya kualitas dan kuantitas yang sanggup dibandingkan dengan penyanyi-penyanyi profesional lain.

Aneh ya? Rasanya tidak aneh jika seorang penggemar membela idolanya. Dan aku berterimakasih pada temanku yang membela Suju saat anak itu mengejek Suju. Sebenarnya tidak perlu, nak. Biarkan saja. Sialnya jika suatu saat mereka kepincut sendiri dengan suju. Toh sudah sering terjadi
*evilsmirks*

Label: ,

0 comments: leave a comment