Yukina Hawmie, 18, Indonesia
[#29] New Student?!!
Kamis, 26 Agustus 2010 @ 10:28 PM
Seharusnya yang aku kerjakan sekarang adalah melanjutkan kerjaanku bukannya malah nangkring didepan laptop dengan manis dan menyusun kata-kata makian kalimat-kalimat didalam otakku untuk entri blog kali ini.

Satu hal yang harus kusadari adalah blogku yang ini tidak bersifat privat seperti halnya blog yang ini (yang sayangnya sudah terlantar tak terurus, hahaha). Jadi, amukanku kali ini bisa dibaca semua orang. Termasuk orang sekolahku. Oh persetan.

Hari ini hari pertamaku masuk sekolah setelah seminggu lebih aku tidak masuk sekolah karena kegiatan luar. Seharusnya aku menulis tentang kegiatanku itu, bukan tentang ini. Tapi otakku sudah keburu panas dan harus segera dikeluarkan secepatnya. Haha. Aku pintar basa-basi *laughs*

Aku kesekolah seperti biasa, bertemu teman dengan biasa, masuk kelas seperti biasa. Aku jadi tidak biasa sampai menyadari ada anak berseragam berbeda dikelasku. Tadinya aku tidak peduli. Pikiran tolol pertamaku saat melihat badge ‘XI IPA-C’ di lengan kanannya adalah ‘Oh, kakak kelas yang ga naek kelas dan masuk kelas’. Seharusnya aku dibacok dengan pikiran setolol itu. Entah apa yang terjadi dengan otakku. Seminggu tidak berada dikelas sepertinya sukses membuat isi otakku berantakan. Sampai temanku memberitahu,’Itu anak baru’. Kata pertamaku yang muncul diotakku,”HUANJIR!” Iya. Oke. Aku langsung memaki.

Dan selanjutnya adalah aku ngomong seperti orang lepas kendali. Aku sudah bilang aku tidak suka kelas yang terlalu ramai. Seharian aku sepertinya ‘menyindir’ si anak baru,”Astaga. Kelas ini penuh amat coba. Perasaan kelas A cuma 28 orang. Kenapa anak baru masuk kelas kita? Aku pindah deh ke kelas A.” Kalimat-kalimat sejenis itu aku ulang terus menerus selama dikelas.

Tidak terima. Ga terima. Ga adil. Tidak adil.
DEMI TROLL GUNUNG BAU KELASKU UDAH 31 ORANG KENAPA MASUK ANAK BARU?!!
Oh sialan. Kelas ini sudah ramai dan ditambah lagi 1 ekor anak pindahan entah-dari-mana?! Kelas A siswanya 28 orang, B ada 29 orang dan KELASKU SATU-SATUNYA YANG LEBIH DARI 30 ORANG DAN MASIH DITAMBAH ANAK BARU LAGI?!!

Aku penasaran apa alasan mereka memasukkan anak baru itu kekelasku. Jangan bilang karena kelas A sudah dapat anak baru diawal semester. Atau karena agar ‘adil’? sama-sama mendapatkan anak baru? Agar berbaur. Oh, omong kosong. Kelasku sudah seperti club malam. Hingar bingar. Ribut. Dan masih ditambah anak baru.

Awal semester aku sudah mau pindah kekelas A. Aku mencari kelas yang agak sepi. Tapi demi ‘kebersamaaan’ aku membatalkan niat itu karena kelasku sudah membentuk susunan organisasi kelas. Dan kebetulan aku masuk inti kelas.

Kelas yang terlalu banyak siswanya itu ga asik. Terlalu banyak siswa yang harus di-handle. Terlalu ribut. Seharusnya guru-guru sadar itu.

Aku bukannya tidak menerima anak baru tersebut. Tapi aku tidak terima dengan keputusan anak baru yang masuk kelasku. Kelas A masih 28 orang. Kenapa tidak dimasukkan kesana? Aku tahu kelas A sudah dapat siswa baru. Tapi, tolonglah. Kelasku sudah terlalu ramai. Jangan ditambah lagi.
Aku bertanya-tanya jika semester 2 nanti aku bisa pindah kekelas A atau tidak. Aku tidak suka kelas ramai.

*telan laptop*

7 comments: leave a comment