Yukina Hawmie, 18, Indonesia
[#44] Postingan Telat—17 yang Akhirnya Datang Juga
Jumat, 28 Januari 2011 @ 9:10 PM
Dahi saya sakit sekali habis ‘kejeduk’ Al-Quran. Maksud kata mau mencium kitab suci tersebut, keterusan dan malah ‘menghantam’ jerawat saya dengan sukses. Nikmatnya tidak terhingga. Tapi, memang itu jerawat? *ngeliatin ke kaca*

Hari ini saya berumur 17 tahun 2 hari. Oke, siapa peduli? Tapi saya mau cerita apa-apa aja yang terjadi dua hari lalu dan yang dilakukan oleh dongsaeng-dongsaeng setan disekolah saya.

Malamnya, saya menerima SMS pertama dari si Muthia *ihiy, lucu euy manggil nama asli* *dibuang* Doanya juga paling panjang dari ucapan-ucapan orang lain. Saya cuma bisa mengamini aja. Amiin Allahumma Amiin makin disayang Donghae *diinjak* Makasih ya, dear *peluk peluk*

Paginya, ada SMS dari Mummy. Well, Mum. We’re 17 years-old-teenager now, rite? What did we miss in our life? But life must goes on even I told you sometimes I’m feeling empty

…dan saya langsung membuka Twitter. Ucapan ultah sebagian besar dari teman sekolah. Hihi, memang. Kalau tidak berteman akrab dengan saya sebagian besar emang ga tau apa-apa tentang saya. Saya menunggu-nunggu SMS dari manusia satu ini, tapi tidak ada. Ketika saya ngebuka Twitter, oh =________=

Oke, kayaknya cukup dulu tentang ucapan-ucapan yang saya terima.

Pagi datang kesekolah, ga ada yang ngucapin ultah. Bagus, saya bukan tipe yang terlalu senang jika ada yang tau ultah saya. Itu artinya, sedikit yang tahu bahwa Yuni Yoone atau Yukina Hawmie adalah saya. Tapi ternyata ada yang tahu. Pulang sekolah, barulah mulai tangan ini menerima salaman-salaman dari teman-teman. Thanks, people. You know I’m much older than you *proud proud*

Dan ini adalah hal yang bisa dikatakan ngebuat saya terharu. Jujur aja, saya bisa aja nangis kalau saya ga sadar kalau lagi disekolah. Mereka (baca : para pecinta musik kpop) itu menyanyikan lagu ultah buat saya komplit dalam tiga bahasa. Yang pertama bahasa Indonesia, Inggris dan dilanjutkan bahasa korea. Dan mengingat reputasi mereka sebagai tukang ribut *dilindas* nyanyian mereka jelas menarik perhatian orang. Kayaknya waktu itu banyak banget yang mengelilingi saya dan akhirnya tahu bahwa hari itu ultah saya. Yang paling nyaring emang nyanyian ultah dalam bahasa Koreanya “SAENGIL CHUKAHAMNIDA SAENGIL CHUKAHAMNIDAAAA SARANGHANDA YUNI UNNIEEE SAENGIL CHUKAHAMNIDAAAA~ ” rasanya kayak kerusuhan. Dan kelihatan banget mereka ga peduli lagi disekolahan

Nah, kita sampai di bagian DONGSAENG SETAN. Hari itu kami pulang cepat, jadi saya dan teman-teman lain berencana pergi ke tukang jahit buat ngukur baju untuk seragam lomba cerdas cermat Februari nanti. Disinilah saya dapat serangan. Sama makhluk-makhluk setan itu saya dikejar mau disiram air. Yang saya lihat dengan jelas ngejar saya itu Puput saya Kiyah. Wajah saya sukses kena sembur air dari mulut Puput. IYAH LEETEUK BANGET KALO NGEBANGUNIN MEMBER LAIN! Kunci motor saya dibawa kabur Ibnu dan entah siapa yang menaruh tas mukena saya diatas plang(?) nama sekolah. Untung Di yang baik hati dan tidak sombong bisa mengambilkannya. Sepertinya mereka menggunakan kelemahan saya sebagai gadis bertubuh kecil

Ngomong-ngomong tentang tubuh kecil, setelah dinyanyikan lagu ultah didepan kelas IPA A itu, saya dapat ucapan selamat dari sang ketua OSIS tercinta. Azis ngucapin “Yun, selamat ulang tahun ya. Ternyata kamu lebih tua dari aku” sambil nepuk-nepuk kepalaku. Kentara banget itu menegaskan bahwa untuk umur 17 tahun aku terlalu pendek. Iyah saya tahu situ lebih tinggi

Pulang sekolah, saya langsung masuk angin. Buat yang nyiram saya, tunggu pembalasannya ya anak-anakku



Kalau saya bilang, ultah kali ini emang paling ‘heboh’. Saya dikelilingi oleh teman-teman yang ‘agak-agak’ (baca : kurang waras). Dan akhirnya ultah saya pun berakhir dengan ketidakwarasan juga. But, it was fun. Thank you berry berry much, girls

Saya rada berharap sih kalau ultah orang ini emang tanggal 26 Januari. Biar kami bisa merayakan bersama Tapi saya harus sadar kalau dia lahirnya di bulan Februari



Perlu saya sebutan satu-satu ga untuk mereka yang mengucapkan?

Yang pertama saya ucapkan terimakasih untuk anak-anak sekolah saya. Mereka orang-orang dunia nyata yang mengucapkan pertama kali ke saya. Mum, Tya, Put, Kiyah, Icha, Diy, Uci, Rohim, Azis, Agus, Ibnu, Lia, Rizka, Kak Lia dan lain-lainnya yang ga saya ingat hahaha…

Teman-teman dunia maya saya : @VIhae1004, @__ontokki, @__lavie, @taree994, @MENANTUYUNJAE (gw yakin abis uname lo terinspirasi sama disname gw di Plurk *pede abis*), @naudhi, @heeShinju, @tasoeb, @ayuintaan, @93liners @ayodigoyang (walo lo ngucapinnya lewat FB lol), dll lagi yang juga ga saya ingat *dilempar ke jurang*

Mana ucapan Mika DGNA dan Yuri SNSD ?
Mika baru ngirim ucapan jam SEBELAS MALAM. Sudah mau tanggal 27. DAKU KECEWA, MIK! DAKU KECEWA
Dan untuk Yuri… kayaknya dia emang lupa. Mungkin balas dendam karena ucapan ultah saya ga masuk ke inbox hapenya. Salah sendiri nomor ga jelas. Saya ngucapin kok

Makasih buat keluarga satu-satunya yg ngucapin ke saya, Tante Nurul (lha ini Paman Majid ga ada ngucapin! *protes*)

Well, saya sudah resmi dewasa secara hukum. Kata @SRN999, saya udah bisa baca macem-macem. Yes. Perasaan bacaan saya udah macem-macem sejak lama deh… *dihajar* Ga, saya udah tobat (‘_’)v

Tapi… saya belum buat KTP. Tetep aja rasanya kurang

Label: ,

2 comments: leave a comment